Hati-Hati dengan Ayam Panggang Carrefour

Jakarta – Kejadian ini saya alami pada hari Lebaran ke-2 Kamis, 2 Oktober 2008. Sekitar jam 12 siang saya membeli Ayam Panggang di Carrefour Puri Indah. Ayam panggang tersebut akan saya bawa buat oleh-oleh ke rumah saudara buat makan siang.

Waktu membeli saya sama sekali tidak curiga karena ayam panggang tersebut masih hangat dan langsung dipotong-potong serta di-packing. Setelah sampai rumah saudara saya buka packing ayam panggang tersebut. Alangkah terkejutnya saya karena keluar bau busuk dan tidak sedap.

Untuk memastikan saya ambil sedikit daging yang ada apakah daging ayam panggang tersebut layak konsumsi atau tidak. Alhasil, saya dan keluarga sangat kecewa. Termasuk malu dengan saudara saya karena ini oleh-oleh buat makan siang. Tapi, sangat tidak layak untuk dikonsumsi.

Sepulang dari rumah saudara di sore hari saya bawa itu ayam panggang ke Carrefour Puri Indah tempat saya membeli. Dengan sangat ramah kami bertemu dengan Customer Care bagian Pengaduan Konsumen.

Saya pun menceritakan kejadian yang saya alami dengan ayam panggang yang baru tadi siang saya beli dari tempat ini. Saya tunjukkan ayam panggang tersebut beserta nota pembelian ke Customer Care. Bau busuk yang menyengat (seperti bangkai) menyebar sampai-sampai si Customer Care tidak mau melihatnya lebih detail dan memanggil petugas counter ayam panggang tersebut.

Tak lama kemudian petugas counter ayam panggang itu pun mendatangi kami dan bertanya permasalahannya. Saya cerita dan tunjukkan ayam panggang berbau busuk tersebut. Saya minta petugas tersebut mencoba dan memeriksa apakah daging tersebut layak konsumsi atau tidak. Dengan ramah dia menjawab, “Pak, ini ga apa-apa koq, bisa dimakan.”

Mendengar jawaban tersebut saya menjawab, “kalau emang layak dimakan, silakan Bapak makan aja. Baunya busuk kaya begitu layak dimakan. Gimana sich?”

Dia balik menjawab yang masak itu temennya dia. Biasanya ayam tersebut sebelum dipanggang direbus dulu supaya awet buat 2 hari (jadi yang di jual sebagai ayam panggang di Carrefour tersebut ayam basi yang udah 2 hari).

Lalu dia pun menjawab lagi kalau ayam tersebut kebanyakan micin/penyedap dan garam. Saya bilang saya bukan anak kecil yang bisa dibohongi dengan jawaban tersebut.

Mohon perhatiannya untuk Management Carrefour Puri Indah khususnya dan seluruh Carrefour di Indonesia. Supaya lebih berhati-hati jika menanggapi konsumen. Jangan memberikan jawaban yang membuat kami sebagai konsumen merasa dibodohi.

Kami sangat menyesalkan dengan jawaban petugas counter tersebut yang menyatakan bahwa ayam panggang busuk tersebut layak untuk dikonsumsi. Sedangkan petugas Customer Care-nya aaja mencium bau busuk tersebut tidak mau menyentuh sama sekali. Kalau kita coba pun akan terasa gatal di lidah yang menandakan bahwa ayam panggang tersebut sudah tidak layak konsumsi.

Kami mohon untuk para konsumen Carrefour untuk lebih jeli dan berhati-hati jika membeli daging olahan. Telitilah daging atau makanan olahan tersebut sebelum meninggalkan tempat belanja. Atau segera kembalikan ke Bagian Pengaduan Konsumen jika mengalami nasib yang tidak mengenakkan seperti yang sudah saya alami ini.

Karena akhir-akhir ini marak sekali di media massa dan berita soal daging atau makanan yang sudah tidak layak di konsumsi tapi dijual bebas. Terima kasih untuk kesempatan yang diberikan kepada saya untuk menyampaikan suara saya di Surat Pembaca ini. “Selamat Idul Fitri 1429 H Mohon Maaf Lahir dan Batin”.

Bagus Mulyo Anggoro

Puri Kembangan Jakarta Barat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: